Etika Berbahasa di Media Sosial
Berbahasa di media sosial semisal facebook, twitter, chatting yahoo messenger sering dilakukan dengan bahasa yang tidak baku oleh pengguna akun tersebut. Tentu saja tidak salah memang dengan hal itu dilakukan, sebab dunia maya sering tidak jelas siapa dan di mana posisi lawan bicara. Walaupun banyak juga orang yang sudah berinteraksi dan bertemu di dunia nyata, dan berlanjut komunikasi ke dunia maya (media sosial). Bahasa di media sosial bukanlah bahasa resmi sebagaimana menulis artikel karya ilmiah, makalah, jurnal, skripsi dan thesis. Saya selalu berusaha menulis status facebook, twitter sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Kalaupun disingkat tentu dengan memilih singkatan yang membuat pembaca mudah memahami maksudnya. Misal untuk singkatan; dengan = dgn, tidak = tdk, klu = kalau, yg = yang, utk = untuk, sy = saya, dan lain sebagainya. Saya paling sering membaca tulisan orang di media sosial untuk hal yang sama sekali tidak menggunakan bahasa/ kata yang baik dan benar. I...