Postingan

Gadis Pantai, Pramoedya Ananta Toer

Gambar
Adalah hal yang penting bagi seorang pengarang, untuk tidak menghamburkan kata-kata. Setidaknya begitu yang saya pahami ketika selesai membaca Gadis Pantai, novel Pramoedya Ananta Toer. Kata pengantar novel ini mengatakan bahwa Gadis Pantai adalah bagian pertama dari trilogi yang tidak lengkap. Maksudnya tidak lengkap adalah, dua buku terakhir tidak pernah terbit, dikarenakan pencekalan oleh pemerintah pada zaman itu. Meski demikian, meski Gadis Pantai berdiri sendiri, menurut saya ia tidak kehilangan keistimewaannya. Mengapa saya membuka catatan ini dengan sebuah pesan, untuk tidak menyebutnya peringatan, tentang bagaimana seharusnya seorang pengarang memperlakukan kata-kata? Karena hal itulah yang pertama kali saya tangkap saat membaca beberapa halaman awal Gadis Pantai. Empatbelas tahun umurnya waktu itu. Kulit langsat. Tubuh kecil mungil. Mata agak sipit. Hidung ala kadarnya. Dan jadilah ia bunga kampung nelayan sepenggal pantai keresidenen Jepara Rembang. Pram terlihat sangat efek...

Lelaki Harimau, Eka Kurniawan

Gambar
Membaca novel-novel Eka Kurniawan adalah membaca karya-karya pengarang dunia di dalam satu buku, kata seseorang yang saya tidak ingat namanya. Karena saya baru membaca sedikit, maka yang saya tangkap juga tidak banyak. Saat membaca kalimat pembuka Lelaki Harimau, saya hanya teringat pada satu nama: Gabriel Garc�a M�rquez. Senja ketika Margio membunuh Anwar Sadat, Kyai Jahro tengah masyuk dengan ikan-ikan di kolamnya,� Foreshadowing atau �peramalan� adalah teknik Eka Kurniawan yang paling sering saya temukan, setidaknya pada dua novelnya yang belum lama ini saya baca, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas dan Lelaki Harimau ini. Menurut sumber, teknik foreshadowing seperti yang dipakai pada bagian pembuka Lelaki Harimau itu pertama kali dipopulerkan, atau mungkin sering digunakan, oleh Gabriel Garc�a M�rquez. Contoh yang sangat bagus adalah novela Chronicle of a Death Foretold (Kronik Kematian yang Telah Diramalkan), berkisah tentang pembunuhan seseorang yang diketahui seisi kota ...

Beberapa Hal Penting dari William Faulkner

Gambar
UNTUK menjadi novelis yang baik, diperlukan 99% bakat, 99% disiplin, dan 99% kerja keras. Penulis yang baik tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah ia buat. Ia akan selalu mengincar sesuatu yang lebih tinggi. Jangan cemas dan buru-buru ingin menjadi lebih hebat dari penulis senior, jadilah lebih baik dari dirimu sendiri. Penulis yang baik akan merampok, meminjam, atau mencuri dari siapapun dan semua orang, untuk menyelesaikan apa yang ia tulis. LINGKUNGAN yang dibutuhkan penulis adalah tempat yang damai, tenang, menyenangkan, dan tidak kelewat : Untuk berkarya, seorang penulis tidak butuh kebebasan finansial. Ia hanya butuh sebatang pensil dan lembaran kertas. Penulis yang baik tidak pernah mengirim proposal pengajuan dana untuk berkarya. Ia terlalu sibuk menulis sesuatu. Jika ia seorang penulis yang baik, ia tidak akan mengeluh tidak punya waktu, atau tidak punya uang cukup untuk menulis. Penulis yang baik tidak punya waktu untuk mencemaskan kesuksesan, atau berharap menjadi ka...