Postingan

Siapa yang Ngebet Pengen Jadi Penulis, Baca Info Keren ini!

Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Mencari Naskah General Books Tiga Serangkai Pustaka Mandiri (TSPM) adalah divisi penerbitan buku umum di bawah naungan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri yang sudah berdiri sejak tahun 2002. General Books TSPM saat ini memiliki 3 imprint, yaitu Inti Medina, Tiga Kelana, dan Tiga Serangkai. Jika Anda memiliki naskah: 1. Religi Islam (Fiqih Kontemporer, Ibadah, Akidah dan Akhlak, Muamalah, Motivasi, Tibbun Nabawi, Faksi Inspiratif, Qur'an/Hadits, Turots/Referensi); 2. Anak & Remaja (Fiksi Fantasi, Fiksi Humor, Fiksi Misteri, Fiksi Spiritual Islam, Dongeng/Cerita Rakyat, Faksi, Nonfiksi Spiritual Islam, Pergaulan/Etiket, Entrepreneurship, Hobi dan Keterampilan, Panduan/Pelatihan, Referensi Anak); 3. Business/Entrepreneurship (Peluang Bisnis UKM, Pendirian Usaha, Manajemen, Peluang Kerja, Pengembangan Karier, Getting Job Abroad); 4. Fiksi-Faksi Dewasa (Science-Fiction, Mistery/Thriller, Memoar/Tragedi/Inspirasi (Faksi), Sejarah, Aksi (Duel-Silat), R...

Kirim Naskah ke Diva Press

Naskah Fiksi (Tema bebas) Menyertakan sinopsis cerita dan biodata lengkap (termasuk nomor yang dapat dihubungi) Tidak ada batasan ketebalan naskah, kertas A4, spasi 2, font Times New Roman ukuran 12, batas margin kanan 4, kiri 3, atas 4, dan bawah 3 Naskah Nonfiksi (tema bebas) Menyertakan ringkasan dan daftar isi Tidak ada batasan ketebalan naskah, kertas A4, spasi 2, font Times New Roman ukuran 12, batas margin kanan 4, kiri 3, atas 4, dan bawah 3 Naskah dapat dikirimkan melalui e-mail ke alamat: redaksi_divapress@yahoo.com. Atau, dapat dikirimkan maupun diantar langsung ke kantor redaksi kami dalam bentuk print-out beserta soft file. Konfirmasi penerimaan naskah akah diberikan maksimal 1 bulan setelah naskah sampai ke meja redaksi. Naskah yang telah diterima hanya akan diedit oleh staf redaksi DIVA Press yang berwenang.

TIPS MENYUSUN ANTOLOGI-DWI SUWIKNYO

Gambar
Tips Menyusun Antologi Nich! Menyusun antologi ternyata gampang-gampang susah, meskipun bisa dilakukan penulis pemula yang belum banyak karya (seperti saya, hehe). Banyak yang saya petik dari pengalaman menyusun antologi pertama saya (sebelumnya saya baru punya karya di satu antologi saja), yaitu lumayan rumitnya ketika menerima naskah yang masuk bertubi-tubi, apalagi menjelang deadline justru makin banyak. Harus membuka satu per satu e-mail yang masuk dan men-download file tulisan peserta. Kemudian harus membacanya lagi satu per satu, bahkan akan diulangi sampai beberapa kali tanpa disadari untuk keperluan menyeleksi naskah. Untuk naskah yang saya kumpulkan selama kurang-lebih 2 tahunan (wah ini antologi paling lama mengumpulkan naskahnya barangkali), yaitu versi Multiply dan Facebook, akhirnya saya benar-benar "keblinger" karena awalnya dulu saya memiliki ide untuk membuat lomba tentang cerita menarik di Perpustakaan hanya untuk kepuasan bathin. Ceritanya, saya yang dulu ku...

CARA JITU MENULIS JUDUL CERPEN

Gambar
Oleh Joni Lis Efendi www.menulisdahsyat.blogspot.com Diskusi kita kali ini tentang judul cerpen. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis judul cerpen supaya lebih menarik, sesuai dengan isi dan elegan alias bisa dibawa ke atas (kalo dibawa ke tengah bisa kelelap alis tenggelam, hehe ...) Hal yang harus diperhatikan: Kata-kata yang menarik, enak didengar telinga dan nyaman dilihat mata. Sesuai dengan isi cerpen. Terdiri dari 1-4 kata, supaya lebih mudah diingat pembaca dan memberikan efek visualisasi yang kuat di imajinasi pembaca. Coba bandingkan: Menangkap Hantu (judul yg disarankan); Menjelang Tengah Malam Jumat Kliwon Kami Menangkap Hantu (judul yang terlalu panjang, tdk disarankan) Memiliki makna luas, contoh kata "ibu" (bisa berarti orang yang melahirkan kita, pusat, induk, sebutan wanita dewasa, istri ayah, dll) Kata aktif, supaya kesannya kuat. Contok kata aktif: Memperjuangan Cinta, contoh kata pasif; Cint...

Alamat-Alamat Email Beberapa Media Lokal dan Nasional di Indonesia

Bismillahiraahmanirrahim MENULIS|Ya, kita semua bisa dan biasa menulis. Bahkan sejak kecil, oleh ibu/bapak kita diajari menulis. Jadi sebenarnya tidak logis kalau ada yang biasa mengatakan "aduh, saya tidak bisa menulis", atau "maaf, tulisan saya jelek. tidak layak baca", daaaaaan banyak lagi alasan lain yang sering menjadi pemebenaran atas kemasalan sebagian kita untuk mengasah potensi yang satu itu. Padahal sebenarnya menulis itu sederhana, hanya menghubungkan satu huruf dengan huruf yang lain, atau merangkai satu kata, dengan kata yang lain. Masa tiap pagi, siang, sore, malam, mau tidur, baru bangun tidur kita rajin nulis STATUS Facebook atau BERKICAU #Twitter, terus seenaknya ngomong polos "saya gak bisa nulis". Ingat MENULIS itu  "KERJA KEABADIAN" (SJD) lho. Nah, buat yang sudah biasa nulis, salah satu cara memotivasi agar kita rajin  nulis, ya sering-sering berbagi tulisan dengan orang lain. Caranya kirim ke media MA...

Meriahkan Kemerdekaan dengan 17 Sumber Ide Menulis

Gambar
. SEORANG teman pernah berkata, ide menulis itu ada di sekitar dan tinggal dipetik. Sayang, banyak teman-teman penulis yang merasa sulit mengidentifikasi apa yang bakal dipetik. Banyak blogger yang mengeluh kehabisan ide menulis. Masih terkait dengan peringatan 17 Agustus, berikut 17 sumber ide untuk menulis, terutama di blog. Semua kiat ini sudah pernah dipraktekkan di sejumlah blog. 1. Tulisan teman Tulisan teman sesama blogger bisa dijadikan ide tulisan. Terutama jika tulisannya menarik. Misalnya Anda menemukan sesuatu yang unik di tulisannya. Atau bisa saja Anda mempunyai pendapat yang berbeda. Tuliskan tanggapan atau pendapat Anda tentang tulisan itu. Saya banyak membuat tulisan yang terinspirasi dari tulisan blogger lain. Yang terbaru adalah �Menulis dengan jujur: Pelajaran dari Mbak Linda� . 2. Komentar teman Selain tulisan, komentar sesama blogger juga bisa dijadikan ide tulisan. Misalkan Anda menemukan komentar yang unik, yang lucu, atau mungkin yan...

3 kelemahan flash fiction di indonesia.

Sepantasnya awal abad 21 dicatat sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah perkembangan sastra  tanah air. Abad 21 berjasa melahirkan Istilah sastra dunia maya. Berkat internet, ribuan orang dari seluruh penjuru tanah air kini bisa merilis karya sastranya ke publik hanya dengan menekan telunjuknya. Raib sudah kasta penulis pemula, penulis ternama. Semua penulis setara. Media-media tradisional tak lagi digdaya menentukan naskah penulis siapa yang hendak dimuat. Setiap hari masyarakat dibanjiri ratusan karya fiksi yang terentang mulai dari puisi, tweetfiction, flash fiction,cerpen, novelette sampai  novel . Dan berita bagusnya adalah, pembaca bisa lansung berinteraksi dengan penulis bersangkutan disaat bersamaan tanpa batas ruang & waktu. Pembaca juga sudah bisa mengakses jenis  fiksi  pendek ( tweetfiction  &  flash fiction ) yang selama ini tak pernah mendapat ruang dimedia-media tradisonal.  Flash fiction  ...